Syawalan

Tradisi syawalan bangsa Indonesia saat merayakan lebaran tak hilang meski berada di tanah rantau. Akhir pekan lalu, perkumpulan muslim Indonesia di Enschede (IMEA) mengadakan acara syawalan.

Acara diadakan di rumah mbak Liana, salah satu keluarga anggota IMEA yang bertempattinggal di Ahaus, Jerman. Ahaus terletak sekitar setengah jam berkereta api dari Enschede. Sekitar lima belas orang berangkat dari Enschede bebarengan. Mayoritas adalah para pelajar. Sesampai di Ahaus, para keluarga Indonesia yang bermukim di Enschede dan sekitarnya telah pula tiba di sana. Keakraban dan keceriaan ala Indonesia menjadi penawar kerinduan berlebaran di tanah air.


Acara syawalan.

Kalau orang Indonesia ngumpul, selalu ada makanan. (Terimakasih buat mbak Liana dan ibu-ibu yang tinggal di Enschede dan sekitarnya yang berbaikhati menyumbang makanan di acara syawalan tersebut).

Kue dan jajanan (kue lapis, klepon, wingko, bakwan, kacang bawang) telah tersaji berderet di atas meja. Dasar orang Indonesia suka gorengan, bakwan plus cabe rawit lah yang paling laris.

Sementara di dapur, nasi, lontong, lauk dan sayur masih sibuk disiapkan. Di serambi belakang, sate tengah dikipasi. Makan besar nih :-) Sambil ngobrol dengan suami mbak Rani yang tengah membakar sate, kucomot setusuk sate yang telah matang. Mak nyuss…. (Wah, aku jadi lapar lagi saat ngetik tulisan ini :-)


Kue dan jajanan berbaris rapi di atas meja.

Alhamdulillah, kami di Enschede punya keluarga yang bisa menepis rasa sepi jauh dari keluarga di Indonesia.

3 Responses to “Syawalan”

  1. prayudi Says:

    dalam foto diatas, selain nampak bu emma, apa yang baju merah itu mbak lizda…? salam dech tuk semuanya… semoha bisa cepat kembali ke yogya, biar kerinduannya pada suasana lebaran di indonesia segera terobati.

  2. teduhd Says:

    bener pak yudi. itu lizda. lizda langsung gaul dengan teman-teman Indonesia di sini. akhir pekan ini akan lebih heboh lagi :-)
    insyaAllah, saya sampaikan salam dari pak yudi. doakan biar kami bisa cepat balik ke jogja.

  3. Lizda Says:

    Bener pak Yudi, itu saya..masih tampak gemuk ya ? (atau malah tambah gemuk??)…moga2 bsk pas di-poto, ga merem lagi.


Leave a Reply